ESSENTIAL OIL

Mari kita melanjutkan
pembahasan tentang Struktur Umpan Ikan Mas Untuk Memancing Kolam Harian Sebelum
melanjutkannya sobat Angler Mancing Mania sudah terlebih dulu membaca Struktur Umpan Ikan Mas Untuk Memancing Kolam Harian
Vol.2 jadi ga kebingungan mempelajarinya nanti.
Langusng saja dalam pembahasan Struktur Umpan Ikan Mas Untuk Memancing Kolam Harian Vol.3 ini akan membahas tentang :
Langusng saja dalam pembahasan Struktur Umpan Ikan Mas Untuk Memancing Kolam Harian Vol.3 ini akan membahas tentang :
Attraktan (aroma atow bau yang mampu merangsang hewan) yang di bagi menjadi beberapa bagian :
1. Gerakan,
2. Getaran,
3. Warna,
4. Rasa,
Ini yg selalu menjadi kontroversi, Ikan mas tidak mempunyai lidah tapi ternyata ikan mas mempunyai sensor rasa di barbules insangnya, disirip dada, dan sirip punggung. Jadi ikan mas dengan cara melintasi umpan kita udah tau rasanya.
Kesimpulannya indra perasa ikan mas lebih sensitif dari pada manusia, Rasa yang disukai ikan mas adalah manis, asin, dan pedas. Rasa manis asin ada di susu, keju, deho sedangkan rasa pedas ada di cabe, saus pedas manis ato essence cabe. Apakan anda pernah mencoba umpan di campur dengan rasa pedas?? Reaksi ikan akan lebih asyik.
Ikan mas kurang senang akan rasa asam
dan pait, Jadi berhati-hatilah jika kroto sudah basi, daging tongkol yang hitam
atowpun cara masak umpan yang gosong di campur apa aja pasti gatot (gagal
total)
5.Aroma
Sistem sensor ada di nostril/nares yang lokasinya ada di lubang dekat mata, Beda dengan manusia yang baunya dibawa oleh gas. Aroma ikan di cium melalui cairan yang melewati bulu-bulu nostril dan menstimulan ke otak. Kepekaan sistem penciuman ikan mas lebih kuat dari manusia, Bau yang tidak tercium oleh manusia bisa tercium oleh ikan, Bahkan bau yang tercium oleh manusia justru bikin ikan mas kabur.
5.Aroma
Sistem sensor ada di nostril/nares yang lokasinya ada di lubang dekat mata, Beda dengan manusia yang baunya dibawa oleh gas. Aroma ikan di cium melalui cairan yang melewati bulu-bulu nostril dan menstimulan ke otak. Kepekaan sistem penciuman ikan mas lebih kuat dari manusia, Bau yang tidak tercium oleh manusia bisa tercium oleh ikan, Bahkan bau yang tercium oleh manusia justru bikin ikan mas kabur.
Jadi kata pakar aroma, Aromanya itu tidak usah banyak-banyak tetapi subtil aja sobat.
Bahan aroma itu bentuknya bermacam-macam, Bahan yang bentuk padat biasanya dari bahan aslinya contohnya Deho, Pindang, Terasi dan lain-lain. Ada juga kristal/bubuk contonya Vanili, D-13, D-16, Bubuk pala, Bubuk kayu manis. Jika yang berbentuk cairan contonya minyak, alkohol, gliserol, ini berupa esen atow minyak atsiri. Ada juga yang berbentuk gas, kalo di luar negeri ada yang tinggal disemprotkan.
Jenis aroma, dibagi menjadi 2 golongan:
1. Aroma wangi contona vanili, bau buah contoyna duren, pisang, stroberi, bau dedaunan contonya pandan, salam, kayu manis. Bau bunga contonya parfum, Ini bisa dari bahan aslinya atow dari essen.
2. Aroma anyiran contonya deho / tuna, salmon, jaer - nila, tarasi, udang, kepiting, aneka ikan, pelet. bisa dari bahan aslina atow dari essen.
3. Aroma gurih, contona bau susu,
keju, telor, kueh, kalapa, santen, serundeng dan sebagainya.
4. Aroma asem (bukan rasa ya, beda dengan aroma) contonya nanas, kweni dan lain-lain.
5. Aroma yang tidak ada golongannya biasanya disebut golongan atsiri, gas yang gampang menguap contonya mentol, bawang merah, bawang putih (garlic), nilam, usar, sereh dan lain-lain.
6. Aroma gabungan, ini biasanya hasil oplosan atau gabungan aneka aroma.
4. Aroma asem (bukan rasa ya, beda dengan aroma) contonya nanas, kweni dan lain-lain.
5. Aroma yang tidak ada golongannya biasanya disebut golongan atsiri, gas yang gampang menguap contonya mentol, bawang merah, bawang putih (garlic), nilam, usar, sereh dan lain-lain.
6. Aroma gabungan, ini biasanya hasil oplosan atau gabungan aneka aroma.
Tetapi apa bedanya pake bahan asli dengan essen ya?
Kegunaanya sama saja ada untung ada
rugi, Aroma dengan bahan asli biasanya tahan lama sedangkan aroma dengan bahan
essen apalagi kalo memakai bahan pelarut golongan alkohol aromanya akan mudah
menghilang terkecuali memakai bibit atow biang essens.
Dari segi kwalitas lebih baik memilih aroma dari bahan asli, karena salah-salah bisa ngeruksak kwalitasnya itu sendiri. Coba saja kadar protein yang bagus bisa turun gara-gara memakai kuning telor asin tapi kalo memakai sedikit essen gak akan ngeruksak kwalitas. Tapi sialnya suka ada kolam yang melarang memakai essen ''racun katanya'' padahal sebagian besar essen sebetulnya untuk buat bahan makanan, bukan racun racun. Kecuali ada dari golongan minyak atsiri dan parfum.
Jadi mau milih aroma apa?
Prinsipnya gini, ikan mas itu golongan
omnivora, semua suka, semua dimakan, memang seperti itu sistim membela dirinya.
Ikan emas perlu protein, proteinya protein hewani jadi omnivora cenderung
sedikit karnivora. Protein hewani dari daging-dagingan biasanya anyir, jadi
aroma hanyir tetep harus ada. Semakin besar ikan, mulai perlu peningkatan
karbohidrat, jadi ikan mulai suka aroma wangi, tinggal nambahin saja aroma
wanginya.
Bagaimana perbandinganya? ini betul-betul hasil pengalaman, harus sering nyoba macem-macem aroma.
Ada pendapat pakar barat menyebutkan kalo aroma pake aja sebanyaknya, cuma kadarna subtil, samar-samar aja. Sistim sensor aroma ikan jauh lebih unggul dari kita, makin banyak aroma, kemungkinan dapet ikan jadi ningkat.Ada kebiasaan agak lucu para pemancing yang sering mengendus-endus umpan padahal beda sistim sensor manusia yang larut di gas sedangkan ikan yang larut di cairan. Tapi yang agak pasti kalo aroma umpan gurih menurut manusia akan ikan sukai. Jadi kalo ngegabung aroma hasilnya di usahakan gurih.
Hebat...bagus saya angler jadi tambah pintar
ReplyDelete